Semangat Hadir Saat Pandemi

Belajar hal yang baru merupakan tantangan tersendiri, menghadapi pembelajaran abad 21 tentu saja harus mempersiapkan diri agar mampu bersaing dengan jaman. Mulai dari bergabung bersama dalam wadah suatu organisasi hingga mencari pelatihan-pelatihan diluar instansi.

Pandemi yang melanda negri membuat semua pelatihan dan pembelajaran terhenti sejenak, beruntungnya sudah mengikuti PembaTIK sehingga rasa bosan dan dahaga mendapatkan hal-hal baru juga ilmu yang baru terpenuhi.

Terbiasa berkeliling dari satu sekolah kesekolah lainnya untuk menjalankan tugas Gerakan Literasi Sekolah yang terhenti sejak pandemi kini menjadi pelepas dahaga ketika tugas sebagai PembaTIK level 4 adalah berbagi. Sosialisasi yang dilakukan bukan hanya semata-mata untuk menyesaikan tugas tapi dorongan berbagi yang selama ini memang dilakukan. Berada di level 4 PembaTIK tentu saja sebuah kebahagiaan dan juga kebanggaan yang luar biasa, terlebih lagi ketika kita terbiasa untuk berbagi seperti sebelum terjadinya pandemi.

Menjadi seorang duta tentu saja semua orang menginginkannya tapiĀ  bukan tujuan itu bonus yang diberikan, karena sebenarnya berada di level 4 sudah menjadi sebuah kebahagiaan. Seorang pembawa pesan akan lebih tersampaikan pesannya jika pembawa pesan memiliki pengaruh dan kompetensi dibidangnya.

Seorang guru tidak akan pernah berhenti belajar dan meng-upgrade ilmunya, ketika seorang guru berhenti untuk belajar saat itu dia berhenti menjadi seorang guru. Tantangan terbesar yang harus dihadapi adalah mengubah pola pikir mereka yang selama berpuluh tahun hanya mengajar dan menerima uang bulanan. Jika rumah belajar bisa belajar dimana saja kapan saja dan dengan siapa saja maka perubahan ini harus dimulai dari diri sendiri dari hal terkecil dan mulai dari sekarang. Ayo bersama kita memajukan bangsa demi Ibu Pertiwi.