INOVASI PEMBELAJARAN DAN PEMBENTUK KARAKTER GENERASI PANCASILA

Jumat, 16 Oktober 2020. Pusat Data dan Tehnologi Informasi (Pusdatin) tepatnya  Suara Edukasi mengadakan bincang-bincang dalam Eksakata degan tema “Inovasi Pembelajaran dan Pembentuk Karakter Generasi Pancasila”. Acara tersebut disiarkan secara live melalui  suaraedukasi.kemdikbud.go.id pukul 14.00-16.00 WIB dengan Narasumber Ibu Dra. Sri Sulistiyani Pembicara di Hari Guru Sedunia 2020 dan guru di SMA N Balung Jember. Kemudai narasumber selanjutnya yaitu Sahabat Rumah Belajar Jawa Timur 2020, Jenjang TK/RA Ibu Faria Masrikanah, S.Pd beliau guru TK Muslimat NU 82 Nurul Fityan kemudian jenjang SD/MI adalah Bpk Didin Handoko mengajar di MI Darussalam Jombang, kemudian jenjang SMK Ibu Evin Andriani, S.Pd guru SMK N 8 Jember.

Acara tersebut di pandu oleh ibu Siva Gusria MS dari Suara Edukasi. Bincang-bincang tersebut sangat inspratif dan komunikatif, kita sering pengalaman dan praktik baik dalam membentuk karakter generasi Pancasila. Memang sejak dulu kita belajar mengenal Pancasila dari mata pelajaran  di sekolah hingga penerapan dalam kehidupan sehari-hari sebagai warga negara Indonesia. Apa bedanya mengenal nilai-nilai  Pancasila pada masa sebelumnya dan masa sekarang. Ibu Dra. Sri Sulistiyani punya cara unik mengajarkan Pancasila kepada muridnya.Beliau meminta muridnya belajar berbuat baik kepada diri sendiri. Hal itu bisa dilakukan dengan makan teratur, istirahat cukup, tidak memakai narkoba, dan membahagiakan diri sendiri. Kemudian para pelajar terbiasa berbuat baik kepada diri sendiri. Sebab, seseorang harus berbuat baik kepada diri sendiri sebelum bisa berbuat baik kepada orang lain. Setelah itu para pelajar diminta berbuat baik kepada keluarga. Mereka diminta membantu orangtua memasak, mencuci piring, menyapu, menyiram tanaman, berterima kasih kepada orangtua, menjaga adik, dan lainnya. para eplajar diminta berbuat baik kepada orang yang dikenal, seperti guru, teman, dan tetangga. Hal itu bisa dilakukan seperti meminjamkan buku, memberi kue, dan lainnya. Kemudian para pelajar diminta berbuat baik kepada orang yang tidak dikenal, tanpa memedulikan suku, ras, ekonomi, status sosial dan lainnya. Nah sangat sederhana sekali tapi bermakna.

Ketika saya mendapat kesempatan yang baik ini, saya menceritakan pengalaman saya saat Pembelajaran Pancasila selama masa sekolah jaman dulu, sangat beda dengan jaman sekarang dimana jaman dahulu guru memberikan materi dan metode yang konfensional serta sedikit memberikan contoh yang kongkrit terhadap nilai-nilai Pancasila. Nah dengan jaman sekarang penanaman nilai Pancasila sangat beragam metodenya dan pengaplikasiannya, tapi tidak di pungkiri siswa jaman dulu dengan jaman sekarang sangatlah berbeda. Kemudian bagaimana strategi dan inovasi saya sebagai guru MI untuk mengenalkan dan memahamkan sampai mengaplikasikan Pancasila dalam lingkungan sekolah, rumah dan masyrakat. Inovasi yang saya lakukan adalah dengan membuat permainan Board Games JULPIKAR (Jujur, Adil, Pintar dan Berkarakter) dimana permainan ini bisa membantu siswa memahami nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari permainan ini digunakan dalam pelajaran PKn kelas 4. Konsep dalam permainan Julpikar siswa dibuat senang, diajak bermain sambil belajar dalam memahamkan nilai-nilai Pancasila. Tidak hanya board games Julpikar saja sebagi salah satu alternatif inovasi pembelajaran Pancasila, Portal Rumah belajar juga salah alternatif bagi guru dan siswa dalam memahami dan mengamlakan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Fitur sumber belajar bisa dimanfaatkan dalam mendapatakan materi Pancasila salah satu contoh di alamat link ini

https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/tampi1/Nilai-Sila-1-dan-2-dalam-kehidupan–2016/story_html5.html

Harapan untu generasi Pancasila, generasi milenial ini terus mengimplementasika nilai-nilai Pancasila dimanapun dan kapan pun agar Pancasila tetap sebagai landasan hidup bagi dan tetap lestari.

Fleyer kegiatan sebagai berikut

Dokumentasi pada kegiatan tersebut sebagai berikut

#kemdikbudri #pusdatinkemdikbud #MerdekaBelajar #Pusdatin